top of page
Latest News
Desain Mobil China Kini Diakui Dunia: Dari Peniru Jadi Trendsetter
Beberapa tahun lalu, desain mobil China sering mendapat stigma negatif. Banyak yang menilai tampilannya terlalu meniru brand Eropa atau Jepang, bahkan dianggap kurang punya identitas sendiri. Namun kini, pandangan itu mulai berubah drastis. Mobil-mobil China justru semakin sering dipuji karena desainnya yang berani, modern, dan futuristik.Transformasi ini bukan terjadi secara instan, melainkan hasil dari strategi jangka panjang yang sangat serius.
Salah satu kunci perubahan desain mobil China adalah rekrutmen besar-besaran desainer top dunia. Banyak brand China kini dipimpin oleh mantan desainer dari BMW, Audi, Mercedes-Benz, hingga Volkswagen. Hasilnya terlihat jelas: bahasa desain mobil China menjadi lebih matang, proporsional, dan punya karakter kuat. Tidak lagi sekadar “mirip”, tapi mulai punya ciri khas sendiri.
Berbeda dengan brand konvensional yang cenderung bermain aman, banyak brand China justru berani mengambil risiko desain. Lampu depan tipis ekstrem, garis bodi tajam, siluet futuristik, hingga interior minimalis dengan layar besar kini jadi identitas baru. Brand seperti Zeekr, Avatr, NIO, IM Motors, hingga Yangwang sering disebut sebagai contoh mobil China dengan desain yang “terlihat mahal” dan visioner, bahkan saat diparkir di samping mobil Eropa.
Jika eksterior memikat dari kejauhan, interior mobil China sering kali jadi kejutan besar. Kabin dirancang seperti living space digital — layar besar, pencahayaan ambient dramatis, material modern, serta antarmuka yang intuitif. Bagi konsumen muda, desain interior ini terasa jauh lebih relevan dibanding pendekatan klasik ala mobil premium lama.
Keunggulan desain mobil China tidak berdiri sendiri, melainkan sangat terintegrasi dengan teknologi. Bentuk dashboard, layout kabin, hingga desain setir dan konsol tengah dibuat untuk mendukung sistem infotainment, AI assistant, dan fitur connected car. Ini membuat mobil China terasa seperti produk teknologi yang bergerak, bukan sekadar alat transportasi.
Kini, pujian terhadap desain mobil China tidak hanya datang dari konsumen lokal, tetapi juga dari media dan pengamat otomotif global. Di beberapa pameran otomotif internasional, mobil China bahkan kerap disebut sebagai salah satu yang paling menarik secara visual. Persepsi lama perlahan runtuh: mobil China tidak lagi identik dengan desain murahan atau tiruan.
Perubahan ini menandai fase baru industri otomotif China. Dari yang dulu belajar dan mengikuti, kini mereka mulai menentukan arah desain global — terutama di era mobil listrik dan smart car, di mana aturan desain lama tidak lagi sepenuhnya relevan. Ke depan, bukan tidak mungkin justru brand Eropa dan Jepang yang mulai menyesuaikan diri dengan selera desain yang dipopulerkan oleh China.
Brand Otomotif China Mulai “Mengusir” Merek Barat di Kandangnya Sendiri
Pasar otomotif China sedang mengalami perubahan besar. Dalam beberapa tahun terakhir, dominasi merek-merek Barat seperti BMW, Mercedes-Benz, Audi, hingga Porsche mulai goyah — dan penyebab utamanya datang dari dalam negeri sendiri: brand otomotif China.
Jika dulu mobil lokal China dipandang sebagai pilihan ekonomis dengan kualitas standar, kini situasinya berbalik. Konsumen China justru semakin percaya diri memilih mobil buatan negaranya sendiri, terutama di segmen kendaraan listrik dan smart car.
Brand China seperti BYD, Geely, NIO, Zeekr, Changan, hingga SAIC menawarkan kombinasi yang sulit ditandingi: teknologi canggih, fitur melimpah, dan harga yang jauh lebih kompetitif. Di kelas harga yang sama, mobil China sering kali sudah dibekali layar besar, sistem infotainment berbasis AI, advanced driver assistance system (ADAS), serta pembaruan perangkat lunak OTA. Sementara itu, mobil Barat masih banyak mengandalkan nama besar dan warisan brand. Bagi konsumen China yang sangat tech-oriented, nilai ini menjadi faktor penentu.
Tekanan ini terlihat jelas dari performa brand Barat di China. Beberapa merek premium Eropa mengalami penurunan penjualan yang signifikan, terutama di segmen EV. Bahkan, ada langkah ekstrem seperti Porsche yang memutuskan menutup jaringan charging eksklusifnya di China, karena dinilai tidak lagi relevan dan sulit bersaing dengan ekosistem lokal. Langkah ini menjadi simbol bahwa brand Barat kini harus beradaptasi keras — atau berisiko kehilangan pangsa pasar lebih besar.
Perubahan terbesar justru datang dari perilaku konsumen China sendiri. Loyalitas terhadap brand asing mulai menurun. Mobil lokal tidak lagi dianggap “opsi kedua”, melainkan pilihan utama yang lebih masuk akal secara teknologi dan nilai. Bagi generasi muda China, brand lokal kini terasa lebih modern, lebih connected, dan lebih sesuai dengan gaya hidup digital mereka.
Menariknya, brand China juga tidak lagi hanya bermain di segmen harga terjangkau. Banyak pabrikan mulai mendorong sub-brand premium dengan positioning lebih tinggi, baik dari sisi desain, performa, maupun teknologi. Ini membuat persaingan semakin panas, bahkan langsung berhadapan dengan brand premium Eropa di kelas yang sama.
Meski brand Barat belum sepenuhnya tersingkir, jelas bahwa keseimbangan kekuatan telah berubah. China tidak lagi sekadar pasar besar bagi pabrikan global, melainkan juga medan tempur yang sangat kompetitif — dengan brand lokal sebagai pemain utamanya.
Ke depan, pertanyaannya bukan lagi apakah brand China bisa mengalahkan brand Barat di pasar domestik, melainkan seberapa jauh dominasi itu akan meluas ke pasar global.
Teaser Chery Tiggo 5 PRO versi China, Tampil Ganteng dan Menggoda
Informasi resmi mobil baru Chery, Tiggo 5 PRO, akhirnya terungkap. Mobil ini mengusung desain baru yang sporty dan tampak gagah. Tapi desain ini kemungkinan akan hadir di pasar global sebagai OMODA dari brand OMODA JAECOO.
Desain depannya modern dengan grille tertutup, lampu utama ramping, dan tiga buah air intake di bagian bawah. Bagian belakangnya tak kalah menarik dengan bentuk yang kokoh, lampu belakang menerus (continuous tail lights), dan spoiler yang memperkuat kesan sporty.
Memiliki dimensi mobil. Panjang 4.540 mm, lebar 1.835 mm, tinggi 1.588 mm, dengan jarak sumbu roda 2.630 mm. Untuk tenaga, Tiggo 5 PRO menggunakan mesin bensin turbo 1.5L (kode SQRE4T15C) buatan Chery yang sanggup menghasilkan tenaga maksimal 115 kW.
Geely Galaxy M7: SUV Plug-in Hybrid 5-Seater yang Siap Hadir dengan Desain Futuristik dan Efisiensi Tinggi
Geely kini bersiap menyapa pasar yang lebih luas dengan kehadiran Galaxy M7.
Dari sisi penampilan, Galaxy M7 langsung dikenali berkat light strip menerus di depan yang menjadi ciri khas. Desainnya yang ramping semakin "elektrik" berkat grille konvensional yang diminiaturisasi dan dipindahkan ke area bumper. Sentuhan krom pada udara intake di sampingnya menambah kesan premium. Yang menarik, M7 mempertahankan gagang pintu konvensional alih-alih yang tersembunyi, sebuah pilihan yang mungkin berfokus pada kepraktisan. Gaya fastback yang melandai dari pilar B dan lampu belakang menerus dengan logo Geely di tengahnya membuat tampilan belakangnya terlihat tajam dan sporty.
Dimensinya menjanjikan ruang kabin dan bagasi yang lapang untuk segmennya, ideal untuk keluarga. Jantungnya adalah sistem hibrida plug-in dengan mesin 1.5L bertenaga 82 kW yang dipadukan dengan baterai lithium ferro fosfat (LFP). Konfigurasi ini mengutamakan efisiensi bahan bakar dan kelancaran berkendara sehari-hari, dengan kemampuan mencapai kecepatan tertinggi 180 km/jam.
Dengan kombinasi desain yang eye-catching, teknologi hibrida yang praktis, dan ruang yang diperkirakan generous, Galaxy M7 berpotensi menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari SUV modern tanpa rasa cemas akan jarak tempuh.
Bebas berkendara lebih jauh! XPeng MONA M03 baru menghadirkan jarak tempuh lebih dari 600 km
Sub-brand ekonomis dari XPENG, yaitu MONA M03 baru bakal punya jarak tempuh maksimal yang sangat jauh, yaitu hingga 640 km, sehingga memberikan banyak pilihan bagi pengguna.
Mobil listrik ini akan menggunakan baterai lithium besi fosfat dari EVE Energy. Tersedia tiga pilihan kapasitas baterai dengan jarak tempuh yang berbeda-beda:
· Baterai 51,8 kWh: jarak tempuh antara 485 - 540 km.
· Baterai 61,6 kWh: jarak tempuh antara 570 - 610 km.
· Baterai 62,2 kWh: jarak tempuh tertinggi, yaitu 625 - 640 km.
Eksterior, MONA M03 tidak berubah drastis. Perubahan utama ada pada bumper depan, di mana garis pada grille terhubung mulus dengan lekatan pada kap mesin. Bumper belakang juga didesain ulang dengan tambahan ventilasi udara di kedua sisinya untuk kesan yang lebih sporty.
Yang menarik, mobil baru ini memiliki dimensi 4.785 mm (P) x 1.896 mm (L) x 1.445 mm (T) dengan jarak sumbu roda 2.815 mm. Panjangnya bertambah 5 mm dibandingkan model saat ini.
All-New Wuling Rongguang EV: Ruang Luas, Gaya Modern, Siap Melaju
Hadir dengan desain terbaru yang lebih gagah dan dimensi bodi yang diperbesar. Pilih sesuai kebutuhan keluarga: varian 5-seater atau 7-seater.
Tampilan Eksterior:
· Desain sederhana dan modern dengan grille depan tertutup.
· Lampu persegi yang tegas, dilengkapi detail hitam pada velg dan bumper untuk kesan sporty.
· Bentuk bodi yang kokoh dengan lampu belakang vertikal, menciptakan kesan stabil dan luas.
· Dimensi lapang: Panjang 4.535 mm, jarak sumbu roda 2.850 mm, ideal untuk kenyamanan kabin dan bagasi.
Interior Fleksibel:
· Varian 7-Seater: Baris kedua bisa dilipat, baris ketiga bisa dilipat dan ditingkatkan, menciptakan area bagasi panjang 515 mm.
· Varian 5-Seater: Kabin dan bagasi sangat luas, dengan panjang area bagasi mencapai 1.310 mm untuk muatan yang lebih banyak.
Ditenagai Listrik Murni:
· Motor listrik bertenaga 100kW dengan baterai Lithium Iron Phosphate yang andal.
· Kecepatan tertinggi 135 km/jam, siap untuk perjalanan harian yang efisien dan ramah lingkungan.
FAW Bestune Luncurkan Mobil Listrik Terjangkau Dengan Daya Jelajah 565 km, Gunakan Baterai CATL
Mobil listrik terbaru dari grup FAW yaitu Bestune Yueyi 08, menawarkan daya jelajah hingga 565km dengan sekali isi daya. Sebagai mobil berukuran sedang, mobil ini akan dilengkapi dengan baterai dari produsen ternama CATL. Seri Yueyi memang dikenal dengan harganya yang relatif terjangkau, dan model ini diperkirakan akan mengikuti strategi harga yang ramah kantong.
Tampilan, Yueyi 08 memiliki desain eksterior khas mobil listrik, dengan lampu depan yang dinamis, desain lampu terpisah, dan bagian bawah bumper depan yang masih memiliki ventilasi.
Dimensi mobil ini 4920/1920/1475mm, dengan jarak sumbu roda 2900mm. Bagian belakangnya didesain ramping dengan gaya fastback dan lampu belakang menerus, yang terlihat bersih dan modern. Kabarnya, kabin mobil akan menggunakan chip Qualcomm Snapdragon 8295P yang canggih.
Untuk performa, Bestune Yueyi 08 menggunakan motor listrik berkekuatan 202kW dan baterai lithium besi fosfat (LFP) dari CATL. Kombinasi ini yang memberikannya daya jelajah sejauh 565km.
EXEED Umumkan Mobil Baru, ET7
Mobil ini adalah penyempurnaan dari model ET sebelumnya. Desain depannya diubah jadi lebih modern dan bersih, menghilangkan gril hiasan yang lama.
Ukurannya besar, panjang hampir 5 meter, dengan kabin yang lapang. Hanya tersedia dalam konfigurasi 5 kursi.
Ada dua pilihan mesin:
1. Listrik Murni: Pilihan penggerak belakang (313 hp) atau 4 roda (480 hp).
2. Hybrid (EREV): Menggunakan mesin 1.5T, dengan daya gabungan 469 hp. Klaim jarak tempuh total hingga 1.180 km.
Mobil ini diperkirakan punya fitur mewah seperti suspensi udara, chip Snapdragon 8295, audio 23 speaker, dan jok pijat.
bottom of page











