Test Drive Report Aletra L8 EV: Gak Berasa Mobil Gede

ALETRA L8 EV menjadi salah satu pilihan mobil MPV elektrik di pasar Indonesia saat ini. Dengan dimensinya, dia bertarung di kelas medium MPV dan jadi opsi buat konsumen Indonesia yang mau beralih dari MPV bensin ke listrik.
Kali ini kami membawa Aletra L8 EV untuk jarak yang cukup jauh, dari Jakarta hingga Magelang, Jawa Tengah. Berikut penilaian kami terhadap mobil ini.
ΚΕΝΥΑΜΑΝΑΝ
Posisi duduk di baris pertama mobil Aletra L8 EV ini nyaman dan ergonomis. Pengaturan sudah bisa dilakukan secara elektrik gak hanya di sisi pengemudi, tapi juga di penumpang depan. Untuk baris kedua juga duduknya nyaman dengan legroom dan headroom yang berlimpah, joknya juga empuk. Namun untuk baris ketiga, jok terasa sedikit lebih keras dengan ruang kaki yg agak terbatas.
Untuk suspensi, karakternya kaku cenderung ke arah empuk bikin dia enak banget. Suspensinya nyaman banget untuk melewati jalan bergelombang. Apalagi ketika melewati tol MBZ, L8 ini sangat stabil.
Soal kesenyapan kabin, sayangnya Aletra L8 kurang bagus karena banyaknya road noise masuk ke dalam kabin. Mungkin kalau bannya diganti yang lebih senyap, kekedapan kabinnya akan jauh lebih baik.
RASA BERKENDARA
Aletra L8 ini punya rasa berkendara yang agak berbeda antara pengendaraan low speed di dalam kota dengan high speed di jalan tol antar kota. Di low speed dalam kota sangat lincah, bahkan sampai gak terasa seperti mengendarai sebuah medium MPV sepanjang 4,8 m. Namun Aletra L8 ini agak sedikit limbung kalau bermanuver di kecepatan tinggi. Selain itu, setirnya yang terlalu responsif membuat mobil ini mudah bergoyang kalau tangan tidak stabil di roda setir.
Soal akselerasi, uniknya L8 ini gak terasa seperti mobil listrik, tarikannya terasa agak berat kalau di ECO mode baru terasa agak responsif kalau menggunakan SPORT Mode. Pihak Aletra mengonfirmasi kalau settingan ini dimaksudkan supaya usernya tidak kaget saat pertama kali beralih dari mobil bensin ke mobil listrik.
FITUR DAN HIBURAN
Untuk fitur entertainment, Aletra memang tidak terlalu banyak ada tambahan hiburan seperti mobil listrik pada umumnya. Namun untuk kualitas suara speakernya bisa dibilang cukup bagus untuk kelasnya. Suaranya merata dari rendah ke tinggi.
Poin plus lainnya dari mobil ini adalah head unitnya sudah bisa terkoneksi dengan Android Auto dan Apple CarPlay secara wireless.
Fitur tambahan lain adalah V2L atau kemampuan sebuah EV untuk digunakan sebagai sumber energi listrik. Aletra L8 EV ini punya output V2L sampai 6000 Watt. Bisa dibilang sangat besar di kelas EV Indonesia.
KEPRAKTISAN
Soal kepraktisan, mobil ini juara karena disematkan banyak tombol fisik di area dashboardnya yang memudahkan pengemudi mengatur semuanya, mulai dari mode berkendara, parking brake, regenerative braking, pengaturan AC, sampai wiper. Selain itu, di dalam kabin juga punya banyak ruang penyimpanan.
KESESUAIAN DENGAN HARGA
Aletra L8 EV ini sendiri dijual dengan harga Rp 468.000.000 untuk varian yang 7 seater maupun 8 seater. Kalau dibandingkan dengan kompetitor di kelas MPV elektrik, memang dia lebih mahal. Tapi memang L8 ini punya kenyamanan yang lebih baik dan ruang kabin yang lebih lega.
SINOAUTO RATING
Comfort 5/5
Soundproof 3/5
Space 5/5
Handling 5/5
Speed & Accel. 3,5/5
Entertainment 4/5
Practicality 5/5
Value 3,5/5